Perang Sampah

Perang yang ini bukan perang yang sedang terjadi di Palestina. Tapi perang yang sebenarnya sedang terjadi di tengah tengah negara kita ini. Perhatikan sekeling anda? Apa yang terlihat? Benar… Kita saat ini sedang berada di tengah tengah peperangan, PERANG SAMPAH.  Dimana mana bertebaran sampah sampah visual. Dengan wujud dan penampilan yang sama. Senyum ramah mengesankan kepedulian terhadap sesama warga negara Indonesia yang berusaha meyakinkan publik bahwa sang pemilik senyum tersebut adalah jaminan masa depan yang lebih baik. HUH…

Sangat menyebalkan… Siapapun  diantara kita pasti tidak ada yang ingin hidup dan tinggal di tengah tengah sampah. Mungkin dari sisi undang undang apa yang terjadi sekarang dimungkinkan terjadi. Wahai para caleg yang terhormat tolong gunakan empati bila perlu gunakan mata hati. Tolong jangan kotorin kota dan kampung kami dengan spanduk dan poster yang anda sebarkan

Banyak hal yang bisa anda lakukan yang lebih bermanfaat dengan budget dana yang anda miliki. Gunakanlah empati dan mata hati anda.

ps:

ini hanyalah uneg uneg yang tidak tersalurkan melihat kota kita yang kian kumuh, padahal banyak kejadian di negara ini yang membutuhkan bantuan dari para dermawan.

Menurut anda gimana keadaan kota anda sekarang dibanding dengan sebelum bertebarannya sampah sampah visual para caleg terpampang tanpa terkendali?

Iklan

One Trackback/Pingback

  1. ORANG BATAK dilecehkan!…

    Tolong di tanggapi dengan kepala dingin dan tanpa emosi? Semakin emosi kita, akan semakin senang pemilik blog tersebut. Tunjukkan bahwa orang BATAK adalah orang yang bermartabat….

Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *
*
*

%d blogger menyukai ini: