Monthly Archives: April 2008

Wawancara Jenderal (Purn) AH Nasution: “Kalau Tak Ada Keadilan Sosial, Siapa Pun Bisa Membuat Aksi”

PERSIS pada 1 Oktober lalu, TEMPO Interaktif mewawancarai Jenderal (Purn) Abdul Haris Nasution di rumahnya, Jl. Teuku Umar, Jakarta Pusat. Di rumah itu, tepat hari itu 31 tahun lalu, mantan Panglima Angkatan Bersenjata RI dan Ketua MPRS itu lolos dari kepungan sekitar 90 pasukan Cakrabirawa, binaan tokoh PKI, Letkol Untung. “Saya melompat melalui tembok itu ke sebelah, tempat Kedutaan Irak,” ujar Pak Nas menunjuk tembok samping rumahnya setinggi sekitar 2,5 meter. Dia memanjat menara air di sana, dan bersembunyi di baliknya hampir setengah hari. Setelah malam jahanam yang menewaskan anaknya, Ade Irma Suryani Nasution, itu yang datang ke rumahnya bermacam ragam pasukan sehingga, “Tak jelas mana kawan dan mana lawan.” Setelah anak buahnya datang, baru Nasution melompat turun. “Karena berjam-jam jongkok, saya terjun ke bawah seperti batu jatuh. Saya ambruk. Lutut saya ini terkilir dan enam bulan saya harus pakai tongkat,” kata Pak Nas lagi. “Di sebelah sana itu rumahnya Piere (Tendean),” katanya lagi menunjuk rumah di sebelah kediamannya. Piere adalah salah satu korban PKI pada malam 30 September 1965.

Iklan

Anak Naburju

Anakku naburju anak hasianku,
Anakku nalagu,
Ingot do ho amang,
Di akka poda ni natua-tua mi,

Dung hupaborhat ho namarsikkola i,
Tu luat nadao i amang,
Benget do ho amang,
Benget do ho manaon na dangol i,

Tipang, Bonapasogit Raja Sumba

Berbatas sebelah timur dengan danau Toba, sebelah selatan dengan Bakkara, sebelah barat dengan sisi terjal bukit arah Siria-ria dan sebelah utara dengan Janjiraja, disanalah terletak Negeri Tipang yang indah permai. Sama halnya dengan semua tempat yang terletak dibibir danau Toba yang amat permai pemandangan alamnya, tapi bagi sebagian orang khususnya marga Simamora dan Sihombing, Negeri Tipang adalah tempat yang merupakan bona pasogitnya.

Menurut Geografis Pemerintahan, Tipang terletak dalam wilayah Kecamatan Bakti Raja (Singkatan dari Bakkara, Tipang, dan Janiraja) Kabupaten Humbang Hasundutan dan saat ini dihuni oleh kira-kira 450 kepala keluarga dan 1.725 jiwa. Tadinya Tipang terdiri dari tiga desa, yaitu: Desa Tipang Dolok, Tipang Habinsaran, dan Tipang Hasundutan, tapi saat ini hanya tinggal satu desa saja.

Poda; my favourite song

Poda Angur do goarmi anakkon hu, Songon bunga bungai nahussusi, Molo marparange na denggan doho, Diluat nadao i, Jala ikkon ingot doho, Tangiang mi do parhitean mi, Dingolumi da tondikku,

Kapten Bongsu Pasaribu

SETIAP tanggal 3 Maret, warga Kecamatan Sorkam dan Kecamatan Barus, Kotamadya Sibolga selalu memperingati gugurnya pahlawan Kemerdekaan Nasional asal Sibolga, Kapten Bongsu Pasaribu. Bagi sebagian keluarga anak – cucu veteran ada yang menyempatkan diri mendatangi tempat makan Kapten Bongsu Pasaribu di makam Pahlawan Sibolga. Mereka umumnya menaburkan bunga bunga dan berdoa agar beliau diterima disisi yang maha kuasa. Sementara ditempat kelahiran Kapten Bongsu dilahirkan, warga setempat pada tanggal itu merayakannya dengan membuat acara drama yang diprankan oleh anak anak muda di rumah rumah para veteran. Suasanya terlihat seperti nyata menirukan perjalan sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk setiap tanggal 17 Agustus, Bupati Sibolga sering menyempatkan diri menemui keluarga almarhum. Terbukti pada 17 agustus lalu, bupati sibolga memberikan penghargaan melalui para cucu, anak -anaknya.