Tutur Si Waluh

  1. Puang Kalimbubu
    Puang kalimbubu adalah kelompok kalimbubu dari kelompok pemberi dara
  2. Kalimbubu
    Kalimbubu adalah kelompok pemberi dara
  3. Senina/ Sukut
    Senina adalah orang-orang yang bermarga sama tetapi berlainan lineage dan merupakan kelompok yang empunya pesta/upacara
  4. Sembuyak
    Sembuyak adalah orang-orang yang bermarga sama dan satu lineage
  5. Senina Sipemeren
    Senina sipemeren adalah orang-orang yang walaupun tidak semarga, tetapi ibu kandung mereka bersaudara/semarga.
  6. Senina Siparibenen
    Senina siparibanen adalah orang-orang yang walaupun tidak semarga, tetapi istri mereka bersaudara.
  7. Anakberu
    Anakberu adalah kelompok penerima dara
  8. Anakberu Menteri
    Anakberu menteri adalah anakberu dari kelompok penerima dara atau anakberu dari anakberu.
Iklan

3 Comments

  1. andi
    Posted Juli 3, 2008 at 3:14 pm | Permalink

    Tutut siwaluh sangat bagus bagi masyarakat karo yang masih belum mengerti pengertian dari tutur siwaluh, jadi dengan adanya artikel yang ditampilkan di internet seperti ini masyarakat karo yang pada umumnya tinggal di luar kota medan maka dapar belajar di internet agar kebudayaan karo tetap
    eksis keberadaannya di abad jaman yang modern ini.
    Untuk pembuat artikel khususnya artikel karo tentang sejarah
    karo, adat karo dan lain-lain kami sangat berterima kasih kepada penulis artikel.

    Makasih juga atas kunjungannya di blog ini. Maaf sebelumnya, aku bukan penulis artikel ini. Aku hanya ikut menyebarluaskan artikel ini.

  2. andi
    Posted Juli 18, 2008 at 9:47 am | Permalink

    Mejuah-juah.

    Saya sangat mendukung dan berterima kasih kepada yang menyebarkan artikel-artikel mengenai adat karo karena telah mendukung eksisnya adat karo di jaman yang modern ini.
    Mohon kiranya kepada yang menyebarkan artikel-artikel mengenai adat karo dapat menyebarluaskan tentang tata cara proses pernikahan adat karo yang mulai dari embah belo selambar, nganting manok, dan pesta adatna karena saya belum mengerti sekali tentang acara perkawinan adat karo dan acara runggu diadat karo pada acara perkawinan apa-apa saja yang perlu dibahas, bagaimana aturan mainnya dan siapa-siapa saja yang berkapasitas dalam acara tersebut serta tolong dijelaskan mengenai tutur-tutur dalam acara perkawinan adat karo.
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada penyebar artik adat karo.

    Bujur ras mejuah-juah.

  3. Posted November 30, 2009 at 7:22 pm | Permalink

    terimakasih atas informasinya.

    mejuah-juah


Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *
*
*

%d blogger menyukai ini: