Dalihan Na Tolu II

Salah satu contoh adat istiadat batak adalah “Dalihan Natolu”. “Dalihan Natolu” ini melambangkan sikap hidup orang batak dalam bermasyarakat. “Dalihan Natolu” yaitu:

  1. Marsomba tu Hula-Hula. “Hula-Hula” adalah Orang tua dari wanita yang dinikahi oleh seorang pria, namun hula-hula ini dapat diartikan secara luas. Semua saudara dari pihak wanita yang dinikahi oleh seorang pria dapat disebut hula-hula. Marsomba tu hula-hula artinya seorang pria harus menghormati keluarga pihak istrinya.
  2. Elek Marboru. Boru adalah anak perempuan dari suatu marga, misalnya boru gultom adalah anak perempuan dari marga Gultom. Dalam arti luas, istilah boru ini bukan berarti anak perempuan dari satu keluarga saja, tetapi dari marga tersebut. Elek marboru artinya harus dapat merangkul boru.Hal ini melambangkan kedudukan seorang wanita didalam lingkungan marganya.
  3. Manat Mardongan Tubu. Dongan Tubu adalah saudara-saudara semarga. Manat Mardongan Tubu melambangkan hubungan dengan saudara-saudara semarga.

Dalihan Na Tolu ini menjadi pedoman hidup orang Batak dalam kehidupan bermasyarakat. Contoh lain adalah adat “Mangulosi” dalam pesta perkawinan orang Batak. Apakah artinya? Mangulosi ini adalah menyelimutkan ulos kepada kedua mempelai yang melambangkan pemberian restu orang tua kepada anaknya.

Jika ditelaah lebih dalam, seni budaya batak yang sudah dipakai sejak ratusan tahun yang lalu itu banyak mengandung segi positifnya.

Namun ada beberapa hal negatif dari budaya batak yang harus kita tinggalkan, misalnya budaya banyak bicara sedikit bekerja. Memang orang batak terkenal pintar berbicara.

Hal ini terlihat dari banyaknya pengacara-pengacara batak yang sukses. Akan tetapi kepintaran berbicara ini sering disalahgunakan untuk membolak-balikan fakta. Yang hitam bisa jadi putih dan yang putih bisa jadi hitam ditangan pengacara batak (walaupun tidak semua).

Hal lain yang negatif adalah budaya “HoTeL”. HoTeL adalah singkatan dari:

  1. Hosom yang artinya dendam. Konon orang batak suka mendendam sesama saudara
  2. Teal yang artinya sombong, yang dapat terlihat dari cara bicara, sikap hidup, dll.
  3. Late yang artinya Iri Hati.

Apakah HoTeL ini hanya ada pada orang Batak saja? Kita sebagai generasi muda harus dapat mempertahankan budaya yang positif dan meninggalkan yang negatif.

Sumber: Berbagai sumber

Iklan

15 Comments

  1. Posted April 5, 2008 at 10:51 am | Permalink

    ok banget

  2. Andra
    Posted Agustus 28, 2008 at 2:42 am | Permalink

    bah tarsonggot my heart.

  3. Jimmi Carter Gultom
    Posted Maret 2, 2009 at 7:40 pm | Permalink

    Horas madihita sudena,

    mauliate ma di ampara niba naung marusaha laho mambaen tarombo on gabe sada parsiajaran di iba laho mamboto tarombo niba. Ia ahu marga Gultom sian Batunadua do ampara.

    mauliate

  4. SUTRISNO GULTOM
    Posted April 16, 2009 at 2:57 pm | Permalink

    Horas Batunadua,,
    Bea kabar ta disi amang

  5. Posted Mei 11, 2009 at 7:15 pm | Permalink

    Thank ..

    Salam Siantarman…

    Ok y Cs…..

  6. Posted Mei 11, 2009 at 7:18 pm | Permalink

    Tapi bozzz….. bisa g di muat di t4 kita ini Pos MEtro Siantar,

    sapalana iya kan..
    biar lumayan asizz apalagi Terminal yg di pindah – pindahg iya kan..

    atur y Bozz..

    Okay….

    Seppppppppppp

    slm John Saragih

  7. ramadhan Gultom
    Posted September 2, 2009 at 10:58 am | Permalink

    Ingin Gabung

  8. Posted September 22, 2009 at 9:37 am | Permalink

    Apa adanya , ga usah ditambah-tambah

  9. Posted Februari 16, 2010 at 1:00 am | Permalink

    Kalau masih ada garis keturunan suku batak ,…janganlah lupa Adat istiadat suku batak ,..terutama: Adat istiadat Dalihan Na Tolu…..ya?,…horas,..horas,..horas…!1!1!1

  10. Posted Maret 30, 2010 at 10:14 pm | Permalink

    horas

  11. Posted April 3, 2010 at 9:14 am | Permalink

    Pandokoni madisi

  12. Posted April 3, 2010 at 9:17 am | Permalink

    Horas tano batak

  13. Posted April 3, 2010 at 2:49 pm | Permalink

    Horas ma dihita sude {BATUNADUA} 1. Mauliatema di dongan na mambahen tarombo dht angka barita ni hutatta .
    i au marga gltm do sian ni tong…

  14. Posted Februari 22, 2012 at 6:25 am | Permalink

    Mantap, mauliate ma didok tu admin. Alana nga boi au mamereng tugas hu sian blog on

  15. Faisal Bin Manap
    Posted Mei 5, 2014 at 1:42 am | Permalink

    Barita sian sikkola gerep,tentang DALIHAN NA TOLU,saya mengajak saudara-saudara menghayati,arti sebenar DALIHAN NA TOLU,di dalam adat BATAK yang sebenarnya,kita harus berpikir tanpa batasan,supaya kita dapat mengetahui kebenaran yang sebenar-benarnya. Kita harus pandai meletakkan sesuatu,harus di tempatnya yang sebenar. Satu contoh yang di buat saudara,MARSOMBA TU HULA-HULA,ini salah. Somba marhula-hula,artinya harmat marhula-hula supaya medapat kasih sayang daripada hula-hula,/TULANG/Bapak mertua/abang adek yang laki2 dari pada IBU yang melahirkan kita,karna kita di posisi BORU. Manat mardogantubu,artinya supaya kita jangan bermusuhan antara adik dan abang di dalam satu keluarga,karna musuh dalam keluargalah yang paling berbahaya di dalam kehidupan ini./berat sama dipikul,ringan sama di jing-jing./dosni roha do sebahen na saut. ELEK MARBORU,artinya curahan kasih sayang kita kepada anak perempuan kita,karna kita di dalam posisi BAPAK,penjaga kepada BORU,/IBEBERE/DOHOT IBOTO NI IBA,DALIHAN NA TOLU sangat luas pengertiannya di dalam kehidupan BANGSO BATAK. Tetang pendapat saudara,ada hal yang negatif di dalam kehidupan orang BATAK,yang kita harus singkirkan,atau kita tida baleh ikut. Kita harus mengetahui,MANUSIA LAHIR KE BUMI INI ADALAH SAMA,1 MARDAGING 2 MARROHA 3 MARTONDI,parulaon dohot pangalaho ni jolma ido na mambahen hita berbeda-beda,karna perbedaan ini lah di buat OPPUNGTA DI HITA DALIHAN NATOLU,supaya kita BANGSO BATAK dapat mengatasi segala perbuatan yang jahat di dalam kehidupan kita di atas BUMI ini. Tidak ada siapapun MANUSIA yang dapat menghindarkan dirinya dari pada HoTeL,Hosom,Teal,Late,karna sesudah di jadikan TUHAN MANUSIA DI ATAS BUMI INI,DI BUTOMA NAROA DOHOT NA DENGGAN. Kita harus megetahui TIADA ARTI KEBAIKAN TANPA KE JAHATAN,TIADA ARTI KE KAYAAN TANPA KEMISKINAN, TIADA ARTI KEHIDUPAN TANPA KEMATIAN. MOLO DI HABATHON DI PABOA DO TU HITA SUDE PANGISI NI PORTIBION. Ijuk di para-para hotang di parlabian,na bisuk nappuna hata na oto tu pargadisan. Horas…ma di hita saluhutna BANGSO BATAK.


Tulis sebuah Komentar

Required fields are marked *
*
*

%d blogger menyukai ini: