Orang Batak jago nyanyi, wah itu sih sudah seantero Nusantara sudah tau. Indonesia Idol pada season pertama pernah merasakan kemegahan suara seorang Joy Tobing, selain itu ada banyak penyanyi top di negeri ini yang merupakan etnis Batak. Orang Batak, Manado, dan Ambon memang terkenal akan manisnya suara mereka.
Saya sendiri baru benar-benar percaya hal tersebut setelah bercokol di Medan. Ada satu hal yang saya rasakan sedikit berbeda antara misa di gereja saat di Jakarta dengan di Medan. Di Jakarta umatnya sangat banyak tapi suaranya cukup lantang setiap kali menyanyi. Sedangkan selama misa di Medan, saya kira umatnya jauh lebih sedikit setiap misa tapi suaranya itu loh…menggelegar! Bahkan tidak heran jika sebagian umat, yang kebanyakan memang orang Batak, masih terus bernyanyi atau bersenandung usai misa, saat melangkah keluar dari lapangan parkir atau menunggu angkot.
Saya menjadi cukup penasaran akan hal tersebut, apa sih yang bisa membuat suara orang Batak itu kencang-kencang, entah memang merdu atau lumayan merdu. Sebagai seseorang yang bergerak di bidang science, maka saya tertarik untuk melakukan observasi kecil-kecilan. Ketika sedang memiliki waktu luang di kamar ICU maka saya seringkali main ke unit radiology di rumah sakit kami. Disana saya mencari foto-foto rongten kepala yang dilakukan sepanjang hari. Sambil bertanya dengan spesialis radiologinya, saya mencoba mengumpulkan dan menyimpulkan foto-foto kepala pasien yang orang Batak. Dan tebak apa yang dapat kami (saya dan dokter radiology) simpulkan dari observasi amatir tersebut ? Ternyata orang-orang Batak kebanyakan memiliki rongga sinus wajah yang relative lebih besar daripada orang-orang pada umumnya.
Sebagai penjelasan, tulang wajah kita diciptakan oleh yang diatas tidak berupa tulang yang padat 100% melainkan di beberapa lokasi terdapat rongga kosong yang disebut sinus. Secara umum ada 4 pasang sinus di wajah kita yaitu sinus frontalis (dahi), maksilaris (pipi), ethmoidalis (hidung) dan sphenoidalis (dasar otak). Sudah lama hal tersebut diketahui di dunia medis tapi sudah lama pula kami tidak mengetahui dengan pasti apa fungsi rongga-rongga aneg tersebut, karena prinsipnya apa yang dibuat Tuhan tidak pernah tanpa penjelasan yang mengagumkan. Salah satu teori mengatakan bahwa sinus-sinus tersebut berperan penting dalam resonansi saat bersuara atau bernyanyi.
Dalam dunia tarik suara saya kira ada 3 hal dasar yang penting dimiliki oleh seorang penyanyi yaitu segi teknik menyanyi termasuk teknik pernapasan, timbre (warna suara) yang mungkin berupa bakat bawaan dan resonansi (segi organik atau anatomik). Resonansi ini sudah lama diduga berkaitan dengan suara-suara yang berdentang di dalam rongga-rongga sinus. Dan bisa jadi rongga sinus yang besar-besar dari rekan-rekan kita yang orang Batak membuat resonansi mereka jauh lebih baik sehingga suara mereka lebih menggelegar saat menyanyi. Tapi tentunya untuk benar-benar menjadi penyanyi kita tidak harus membutuhkan resonansi yang besar semata melainkan juga segi teknis dan juga timbre yang khas.
oleh: Leonardo Paskah Suciadi










14 Komentar
wah..baru tau juga neh…..:)
apakah rongga-rongga itu juga mempengaruhi kejernihan suara yah??
mantafff…kita butuh penjelasan ilmiah atau premis semacam ini, supaya lebih obyektif. Mauliate.
wew..gitu yaa..:D
Ooooooooooooo….makasih yach atas ilmunya,,
bah,ngajelas da halak batak jago marende,apalagi pas bolo marende di sambut TUAK dohat tambul na sasang,lam di ribakon ma lagui,sampe puas,hehehehehe.Horas!
pada dasarnya orang batak memang sudah digariskan oleh Tuhan punya suara yang oce…ta gak semua jg loch buat yang dapat suara bagus sudah wajar banget kalau kita musti berterima kasih sama yesus ya..paling gak dengan suara bagus bisa naikin pamornya orang batak di dunia internasional
mungkin itu salah satunya saja, biasanya orang batak begitu lahir sudah disuruh nyanyi sama orang tuanya, oa…………oa………..oa………….., kalau begitu lahir tidak mengeluarkan oa…..oa….. artinya sikecil tidak sehat dan harus diobat.
nah orang batak begitu lahir sudah pintar nyanyi….
ehhhh…. tahe ate……….basa2 ni Tuhan i tu halak Batak…dang habilangan..
molo di lapo tuak terasa ma kebersamaan i molo marende sambil marmitu…
alai molo tu adat i (apalagi alani jambar nasattanggo i), olo do marbada bolak.. boha do i ate…
waahh…aq jd bangga jd org batak..
mantep deh artikelnya…
saya dpt nilai 9 krna artikel ini…
hhee;)
terima kasih
ahh, masa seh ?? apa itu hanya opini saja atau fakta??
Ternyata kita orang2 batak dikasih Tuhan kelebihan sudah sepatutnya kita syukuri dan bagi bagi orang2 yang merindukan suara kita. bujur mejuah jauh
Lae\ Amang\Abang Duan (8)Setuju kaleeeee awak ni, itu juga suatu basa-basa sian Tuhan itu. Tapi jangan ditiru MARBABO ya…..
Horasss….. Lae!!.Tulang,..Amang,,Inang,,,
baen hamuna jolo lagu na mantap i, alana lagu na salama on, hurang masuk yu lomo niroha, baen hamu jolo lagutta,,,