Marga Saragi Turnip adalah salah satu dari ratusan marga Batak yang nenek moyangnya berasal dari Pulau Samosir. Marga Saragi Turnip juga merupakan bagian dari kelompok marga yang tergabung dalam Pomparan ni Raja Nai Ambaton (PARNA).
Nenek moyang Marga Saragi Turnip adalah Guru Sojouon atau dikenal dengan panggilan Guru Sawan yang awalnya mendiami daerah pesisir Pulau Samosir tepatnya Simanindo (sekarang ini Kecamatan Simanindo). Guru Sawan memiliki dua keturunan yakni Oppu Toga Turnip dan Oppu Jamanindo. Informasi mengenai keturunan anak pertama, hingga saat ini belum diperoleh. Sementara ini hanya keturunan dari Oppu Jamanindo yang dapat diuraikan di bawah ini.
Oppu Jamanindo mempunyai lima keturunan yaitu
(1) Oppu Marhilap; keturunan Oppu Marhilap tetap mendiami Simanindo dan sekitarnya
(2) Oppu Sotargudu; keturunan Oppu Sotargudu mendiami suatu tempat bernama Rautbosi
(3) Oppu Mualnihuta; keturunan Oppu Mualnihuta mendiami suatu tempat bernama Huta Ginjang
(4) Oppu Mamatik; keturunan Oppu Mamatik mendiami suatu tempat bernama Huta Ginjang
(5) Oppu Sileang-leang Mangebas; Oppu Sileang-leang Mangebas konon dikabarkan merantau ke daerah dolok (daerah perbukitan Pulau Samosir) dan menetap di Huta Janji Maria Dolok.
Dari tempat-tempat diataslah Marga Saragi Turnip (keturunan Guru Sawan) merantau dari Pulau Samosir. Sebagian besar ada yang merantau ke Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang, Kotamadya Medan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Asahan, bahkan ada yang keluar dari Propinsi Sumatera Utara. Saat ini Marga Saragi Turnip menyebar dan berinteraksi baik dengan marga batak lainnya maupun dengan suku-suku lainnya.










6 Komentar
thanks ya buat informasi mengenai tarombo Turnip jujur q br tau n da lama q gk ke bonapasogit simanindo,syalom
sangat bagus, dan kalau boleh saya mau tahu keturunan lengkap mulai dari Turnip yang pertama sampai generasi sekarang. Alamat di Papua.
Wah senangnya, ternyata ada juga yang tulis tentang sejarah nenek moyang saya, jadi Tau deh kalau saya termasuk keturunan guru sawan dari Oppu Jamanindo, tepatnya keturunan kelima Oppu Sileang-leang Mangebas.
Keren..keren…
Buat penulis, jangan sampai disini saja ya……..
wah…kok sedikit marga turnip nulis komentar, padahal kita itu banyak lho????
horassssssssssss………….
muliate ma tu abang, sonari nunga hoboto
marga-marga parna, tapi adong donganku mandok garingging
inna dang masuk tu parna alai n marpadan do inna opputa
dohot halakki
Wah2, baca web ini jadi makin bangga jadi boru turnip. banyak juga ternyata yo…