Pomparan ni si Raja Naiambaton biasa disingkat menjadi PARNA, yaitu marga-marga yang dipercayai sebagai keturunan dari Raja Naiambaton yang karenanya tidak boleh menikah satu dengan yang lainnya. Hal ini dipertegas dalam tulisan-tulisan pustaha Batak yang berbunyi “Pomparan ni si Raja Naiambaton sisada anak sisada boru” dalam bahasa Batak Toba, yang dapat diartikan dengan ”Keturunan Raja Naiambaton adalah sama-sama pemilik putra dan putri,” yang dalam arti lebih luas lagi dapat diartikan bahwa ”Putra-putri keturunan marga-marga Naiambaton tidak boleh menikah satu sama lain.”
Terdapat perbedaan pada jumlah marga yang masuk dalam kelompok Parna ini, hal ini disebabkan karena adat kebudayaan Batak yang dapat menggunakan marga leluhur, percabangan marga kakek, ayah, atau bahkan percabangan marga baru. Tetapi walau berbeda marga, semuanya mengaku dipersatukan oleh ucapan di atas (“Pomparan ni si Raja Naiambaton sisada anak sisada boru”).
Adapun marga-marga batak yang termasuk dalam Pomparan Ni Raja Nai Ambaton (PARNA) yaitu:
1. Bancin ( sigalingging )
2. Banurea ( sigalingging )
3. Boangmenalu ( sigalingging)
4. Brampu ( sigalingging )
5. Brasa ( sigalingging )
6. Bringin ( sigalingging )
7. Dalimunthe
8. Gajah ( sigalingging )
9. Garingging ( sigalingging )
10. Ginting Baho
11. Ginting Beras
12. Ginting Capa
13. Ginting Guruputih
14. Ginting Jadibata
15. Ginting jawak
16. Ginting manik
17. Ginting Munthe
18. Ginting Pase
19. Ginting Sinisuka
20. Ginting Sugihen
21. Ginting Tumangger
22. Haro
23. Kombih (sigalingging )
24. Maharaja
25. Manik Kecupak (sigalingging)
26. Munte
27. Nadeak
28. Nahampun
29. Napitu
30. Pasi
31. Pinayungan (sigalingging ? )
32. Rumahorbo
33. Saing
34. Saraan (sigalingging )
35. Saragih Dajawak
36. Saragih Damunte
37. Saragih Dasalak
38. Saragih Sumbayak
39. Saragih Siadari
40. Siallagan
41. Siambaton
42. Sidabalok
43. Sidabungke
44. Sidabutar
45. Saragih Sidauruk
46. Saragih Garingging
47. Saragih Sijabat
48. Simalango
49. Simanihuruk
50. Simarmata
51. Simbolon Altong
52. Simbolon Hapotan
53. Simbolon Pande
54. Simbolon Panihai
55. Simbolon Suhut Nihuta
56. Simbolon Tuan
57. Sitanggang Bau
58. Sitanggang Gusar
59. Sitanggang Lipan
60. Sitanggang Silo
61. Sitanggang Upar Par Rangin Na 8 ( sigalingging )
62. Sitio
63. Tamba
64. Tinambunan
65. Tumanggor
66. Turnip
67. Turuten
Sumber: Berbagai sumber










59 Komentar
mauliate godang ya buat penulis. Sekarang Saya sudah tahu daftar marga-marga yang tergabung dalam PARNA.
Sebelumnya saya hanya tahu beberapa marga yang tergabung dalam PARNA, tetapi sekarang saya sudah tahu.
SUKSES terus ya buat penulis.
Yesus Memberkati.
Salam
Yenni LS
HORAS BAH!!!!!!!!!!!!!!!!
SALAM SEJAHTERA
PUJI SYUKUR ATAS ADANYA MARGA2 YANG DTULIS PENULIS SEHINGGA AQ MAKIN TAU AJA SIAPA AJA SATU MARGAKU DAN URUTAN KEBERAPA MARGAKU
SEMOGA PARNA MAKIN MAJU AJA BAIK SECARA MATERI MAU PUN SPIRITUAL
HAVE A NICE DAY
HORAS
AMEN
horas ma di hita sude poparan ni raja naiambaton. sai marsiamin-aminan jala marsitogu-toguan ma di hita saluhut na.
horas unang lupa hita na angka perantau mulak tu bonapasogit.
horas….makasih atas tulisan marga2nya. dengan demikian saya makin tau mana aja yang masuk dengan marga PARNA.
HORAS…Syalom buat kita semua terutama marga PARNA di seluruh indonesia. Semoga PARNA makin jaya dan sukses di hari yang akan datang. Tuhan Jesus memberkati kita. Amin. Horas….Bah.
HORAS………
TRIMAKASIH BUAT PENULIS
SAONARI NUNGA HUBOTO AKKA MARGA PARNA
MAULIATE MA TU OPPUNG, AMANG TUA, AMANG UDA, MANANG APPARA NA MAMBAHEN ON
TUHAN YESUS MEMBERKATI
AMEN
Mauliate godang tusude pihak namapublikasihon marga2 parna.Marhite sian i gabe binoto piga manang akka isi dongan samargaku.Molo boi nian,boha molo dibahen urutan ni marga i na sian ginjang sahat urutan paling toru,asa taboto ise amang tua dht ise udatta.
Horas ma jolo hu pasahat tu hita saluhutna akka na singgah di blok on. jai, satabi ma tu penulis jala tong do au mandok mauliate tu penulis alana nga rade laho paturi-turi hon akka marga ni PARNA, nian na manambai do au nuang dison, ima adong do pe nahurang di tarombo i, ai simbolon pitu doi, ima simbolon, Tuan, Altong, Pande, Juara Bulan, Hapotan, Rimbang, Suhut ni Huta. jadi na hujaha do di taromboi dang tar surat simbolon Rimbang.
ia anggo Op. Raja Nai Ambaton namar goar mai Tuan Sorba di Julu, ido ianggo panggoaran ni Oppu ta i, na manubuhon ima Nai Ambaton Ripe ni Op. Raja Isumbaon na paduahon. jadi, na mamboatton goarni ina na do attong Oppu ta i, ido ase Raja Nai Ambaton di dok Oppu ta i.
Sarupa ma i dohot Nai Rasaon, ai Nai Rasaon do ripe ni Op. Raja Isumbaon na parjolo.
so ni ma jolo sian nau na boi hu tambai, ya manang na sala pe na hu tambai on, rade ma tong rohatta sude laho padenggan ton. Mauliate
sebenarnya berapa pastinya jumlah marga parna, dari hasil googling saya beberapa web. memuat ada 66, 77 dan yang ini 67. walaupun demikian terima kasih buat penulis.
Horas semua………
kami dari majalah Tapian Budaya Batak mau mengajak Bapa Tua atau Ina nguda untuk bekerja sama atau berlangganan dimajalah kami
Demikianlah surat penawaran ini saya sampai kan kepada bapak tua ataupun saudara semuanya Terima kasih
Hormat saya
Juanry Sigalingging
good…..!!!!
saya dapat mengetahui marga marga yang termasuk dalam PARNA. dan saran saya, bagaimana jika dibuat secara terperinci dari yang lebih tua dan pembagian2 marga tersebut. terimakasih. JELOY
Horas sude tu parudaon, partulangon…
Manjadi suati kebanggaan bagi hita sian batak masih adong dope namamboto silsilah raja batk.
terus terang hami sian tapanuli selatan madung bahat do nasumangarti tentang budaya, silsilah batak harana hami mulai malupahon adat istiadat tai.malah kami natinggal di labuhan batu terutama untuk bahasa batak pe madung bahat do nasumamahami na.
untuk parabangon nami namamboto sejarah batak mohon manjelaskon tuhami tentang asal muasal raja batak i, sekalian sitambok raja batak i.
sebelum na tarimokasih tu parabangon nami.
Irfan HAsibuan
irfan_hdy@yahoo.co.is
@Irfan: makasih atas kunjungan lae ke blog ini. ttg asal muasal batak coba lae klik di http://rapolo.wordpress.com/category/sejarah-batak/raja-batak/ atau http://rapolo.wordpress.com/category/sejarah-batak/ juga http://rapolo.wordpress.com/category/sejarah-batak/
@Juanry Sigalingging: Tolong lae jelaskan cara caranya
@daniel bancin: makasih kembali. sementara data yang ada di kami seperti tulisan yg diatas
@ARNI: horas dan makasih kembali
@Bobson S. Simbolon: mauliate atas ralatnya tulang
@roy h SIMARMATA: mauliate
Koreksi :
Tinambunan, Tumanggor, Maharadja, Pinayungan, Turutan dan Nahampun adalah keturunan Simbolon Tua (Tuan Nahoda Radja) yang disebut SIONOM HUDON). Trims atas dimuatnya marga-marga PARNA.
Makasih ya buat marga-marga yang dibuat oleh penulis. Senang deh???
Karena selama ini ada yang meragukan bahwa Banureah itu ga masuk parna. Akhirnya terjawab juga….Thanks..
Tuhan Yesus menyertai kita semua…………….
** makasih atas kunjungan lae, semoga artikel ini benar benar bermanfaat
Horas buat kita semua.Terimakasih dgn adanya situs ini kita boleh saling dapat masukan satu sama lain.Perlu diketahui bahwa keluarga saya di medan,di jakarta dan yg di salak (kampung halaman)mengatakan kalo kita tidak masuk parna.Dan saya sudah membaca buku asal usul marga boangmanalu,dimana mmg boangmanalu adalah keturunan Raja sigalingging dari satu2nya anak perempuannya yaitu permesawari.Disini sdh jelas bahwa sigalingging/parna adalah hula2/tulang boangmanalu.Jdi,boangmanalu mmg bukan parna.Perlu diketahu jg klo abang,bpk tua/uda dan kakak saya sdh byk yg menikah dgn marga sitanggang,sidabutar.Klo mmg boangmanalu adalah parna…Kacau doooong???!!!masa sesama parna marsibuatan?Mohon tanggapannya dan sebelumnya saya ucapkan byk terimakasih.
HORAS…!!!!1
SMOGA PARNA MAKIN JAYA SLALU,TP AQ MW TW SITANGGANG UPAR NA.8 ITU,APA APA Z MARGA NYA LAGI…..
THAX
MOLO NAHEA HUBEGE SIMBOLON DO NAMAR SADA BARU SIANGGANG, NA IDIA DO NA SITOHONA…….
HORAS,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!1
Kami dari Marga Berasa, salah satu Keturunan Mpu Bada mencoba bertanya “Apakah memang si Onom Hudon adalah dari keturunan Tumanggor,Nahampun dsb ?”Karena hingga saat ini masih ada salah seorang lagi dari keturunan mereka yaitu simbuyak-buyak yang pergi keseberangan lautan dan hingga saat ini belum diketahui apakah keturunannya masih ada atau tidak.Si Onom Hudon sangat berkaitan erat dengan sejarah marga Barasa yang masa itu dilarikan namborunya hingga ke Singkil. Terima kasih……
Sosialisasi mengenai adat istiadat batak sangat amat berguna untuk diketahui dan dikenal generasi yang akan datang, dan Batak merupakan suku yang istimewa di dunia.
Menanggapi pertanyaan Sdr. Nopen Sitanggang, adalah benar bhw Simbolon adalah marga tertua dari Parna dan bukan Sitanggang, sebagaimana yg sring cb dikaburkan oleh Sitanggang.
Adapun Sitanggang, banyk prtnyaan apkh Sitanggang masuk k dalam Parna, apkh ia masuk k dlam klan marga mana (Saragi kah, Munte kah, ataupun Tamba kah).
Demikian keterangan nya, smg brguna.
parna…….
aku boru parna, satu sisi aku sangat senang mengetahui begitu banyak marga yang masuk marga parna namun saat aku menyukai seseorang dan ternyata semargaku aku sangat terpukul. aku ingin bertanya “apakah ada kemungkinan marga parna yang dapat saling menikah dengan marga parna. mungkin ga perubahan sosial itu dapat terjadi. maaf kalau ceritaku memalukan marga parna namun aku ingin tahu jawabannya. GBU
Saya mengharapkan marga-marga Pomparan ni si Raja Naiambaton harus eksis dan tampil di berbagai moment dan jabatan penting sebagai penentu arah kebijakan di Republik Indonesia ini dan belahan dunia. Tuhan Selalu Menyertai Keluarga Besar Parna dimana pun berada.
horas!memang harus diakui bahwa kelompok marga parna adalah kelompok marga terbanyak di masyarakat batak toba.saya ingin menanggapi pendapat lae imanuel boangmanalu,yang menurut saya ada sesuatu yang harus diluruskan alias koreksi dalam hal penulisan silsilah(tarombo).saya melihat adanya klaim2 dari pihak”batak toba” dalam hal ini kelompok parna yang mencantumkan marga2 yang ada di pakpak atau dairi kedalam tarombo dari raja nai ambaton.saya tidak bermaksud unutk mengaburkan sejarah perjalanan marga2 yang ada di tanah “batak”.pendapat dari lae boangmanalu,saya yakini cukup mwakili mayoritas masyarakat dairi.mereka memang adalah salah satu kerabat terdekat masyarakat toba,dan memiliki kemiripan dalam banyak aspek budaya dan kehidupan sosialnya.seperti juga masyarakat simalungun,angkola,mandailing,karo,alas dan gayo.saya yakin marga seperti boangmanalu,banuarea,tumanggor dll(yang ada di dairi)adalah marga asli yang berasal dari orang2 dairi sendiri bukan dari orang2 toba yang merantau kesana ratusan tahun yang lampau.kita juga harus ingat bahwa masyarakat dairi mengaku mereka bukanlah turunan siraja batak,nenek moyang pertama orang “batak”.mpu bada adalah nama yang diberikan orang2 dairi untuk leluhur pertama mereka tersebut.masyarakat toba adalah satu2nya yang masih memakai istilah “batak”untuk menyebut diri mereka.hal ini sangat bertolak belakang dengan tetangga2 mereka yang memilih untuk menamai puak2nya sendiri dengan menolak terminologi “batak” tsb.memang banyak buku sejarah,tarombo ataupun turi2an yang memasukan marga2 asli dairi tsb sebagai bagian dari marga2 yang ada di toba.kalau kita mau cermati sejarah perjalanan marga2 rumpun “batak” ada bagian2 yang menceritakan perjalanan tokoh2 leluhur kita berkelana untuk mendapatkan kehidupan lebih baik di perantauan.banyak motif yang mendorong ompung2 kita tersebut.diperantauan mereka bertemu penduduk lokal.banyak kisah yang menyaksikan bahwa ompung2 kita tersebut diterima dengan baik,menikah dengan perempuan setempat,mewarisi milik dari mertuanya(hula2),membuka perkampungan baru,bahkan ada yang diangkat sebagai pemimipin dan mengikrarkan persaudaraan(dongan sabutuha)dengan tokoh2 setempat.tentu saja semua itu membutuhkan semangat,tekad keras,kecerdikan,usaha dan doa.disini saya mencoba untuk memberikan perspektif lain dalam memandang sejarah perjalanan marga2 yang melintasi tapal batas pemukiman seluruh puak”batak”.kita melihat timbulnya marga2 baru yang mungkin diakibatkan oleh sebab2 yang dipaparkan sebelumnya.lalu dalam perjalanan sejarah marga2 tsb terjadi pengklaiman sepihak yang tentu saja berasal dari masyarakat toba terhadap tetangga2nya.inilah sebabnya mengapa “saudara2″ serumpun tersebut menolak dikatakan sebagai bagian atau berasal dari toba.mari kita menghargai klaim2 sejarah mereka sendiri dan mencoba mengkoreksi kekeliruan2 yang diakibatkan “penempelan”marga2 mereka (pakpak)kedalam pohon tarombo marga2 di toba.saran saya untuk kita semua,..mari kita duduk bersama,dan dengan hati terbuka pikiran yang jernih membicarakan hal ini dengan mempertimbangkan bahwasanya kita ini(toba,angkola,mandailing,simalungun,pakpak&karo)adalah serumpun dan memiliki banyak sekali kemiripan dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.namun kita juga juga harus menyadari bahwa perjalanan sejarah kita masing2 pula yang memunculkan perbedaan2 yang menuju pada pembentukan identitas atau ciri khas masing2 puak yang serumpun tersebut.akhir kata saya mengucapkan mauliate ala boi ahu berpartisipasi…and molo adong nanaeng mangalehon saran manang kritik,silahkan!horas!
Wadoh.. baru tau kalo ada juga arisan marga parna di jagat raya ini. PROFICIAT yaaa….!! Itoku memang jago-jago sude bah… Kmaren saya mau cari temen-temen yang tergabung dalam kelompok marga parna. Soalnya kalo kenalan, banyak banget ito niba. Asik sih, bisa langsung deket en diperhatiin. Soalnya, dari dulu-dulu, katanya marga parna itu sayang banget sama borunya or itonya. Semoga dengan ada blog ini, persaudaraan kita lam jonok da…
Horas, Imel- Siantar.
syalom semoga sukses untuk narna se indonesia
amin
Parna is the best dan selalu taat terhadap aturan yang berlaku
Parna memang is the best dan selalu taat terhadap aturan yang berlaku
mauliate godang bah tu akka Pomparan marga parna dan hami sude bangga
maaf…….. aku boru parna, yang sangat mendukung kekerabatan parna yang begitu dekat, ya mudah-mudahan bukan hanya sebatas kekerabatan parna tapi saling merasakan keadaan yang semarga kita. begini, waktu saya berkunjung kedaerah sidikalang, maaf saya tidak bisa sebut daerahnya. saya memperkenalkan diri dan sebut marga. saya katakan saya boru sidabutar terus mereka menanyakan saya masuk kemarga apa? lalu saya jawab PARNA namun anehnya malah mereka bilang masuk marga silalahi bukan parna, saya mencoba menjelaskan mungkin marga yang mereka maksud sinabutar. mereka terus membantah. dan lucu nya lagi ada di sana sidabutar juga yang mengatakan dirinya bukan parna. saya jadi bingung sendiri. makanya saya britahukan pada semua pembaca tolong dong bantu saya supaya mereka yakin kalau sidabutar adalah PARNA atau sidabutar itu 2. lalu di tempat saya tinggal ada sepasang suami istri yang satu marga, sama-sama marga parna, kakak itu sedang hamil tua namun karna adat akhirnya mereka dipisah…apakah hal itu wajar dilakukan? seperti tidak manusiawi sekali, memang mereka salah tapi apakah diwajibkan mereka pisah, ada tidak cara yang lebih manusiawi lagi? aku juga pernah liat gara-gara satu marga dan mereka di asingkan lingkungan, kemudian akhirnya mereka pergi dari lingkungan mereka. bahkan ada yang sampai membuang anak mereka?. Aku senang di semua marga hanya marga PARNA yang sangat kuat sekali adatnya. namun kadang kalau dipikirkan perasaan suka, cinta itu siapa yang ijinkan dirasakan manusia? terus apakah kalau orang yang salah harus terus kita persalahkan, mereka juga sangat sulit menerima itu semua. ada ga cara lain yang tidak menyakitkan. ini seperti hukuman, dan hukuman ini lebih berat dari hukuman mati sebenarnya, ditolak keluarga dan lingkungan?. maaf… sekali lagi saya minta maaf karna saya hanya mengandalkan hati dan perasaan saya mungkin untuk memutuskan hal seperti itu tidak boleh menggunakan hati ya… yang penting adat harus terlaksana. makanya saya terus berpikir apakah marga saya ini sangat kejam atau memang ya memang itulah kenyataannya. tolong bantu saya menemukan jawabannya. GBU
saya boru parna yaitu sidabutar, saya pernah berkunjung kesuatu daerah disidikalang, waktu perkenalan dengan orang disana, saya sebut marga saya, dan mereka membantah itu masuk marga parna kata mereka itu silalahi, lalu saya mencoba menjelaskan mungkin maksud mereka itu marga sinabutar. tapi mereka membantah dan lucunya masa ada sidabutar disana mengaku bahwa memang mereka bukan parna. lalu disuatu tempat aku mengetahui ada semarga menikah dan istrinya hamil tua namun mereka dipisahkan, ada lagi sampai diusir dari lingkungan mereka. ada lagi mereka harus membuang anak mereka. memang mereka salah tapi apakah tidak ada maaf dan apakah memang harus itu hukuman mereka. aku kadang tidak sanggup melihat hal itu, ya memang sih kalau tidak mau seperti itu ya patuhi adat tapi kalau perasaan itu muncul apakah dibuat-buat, dan siapa yang ijinin itu dimiliki manusia? apakah tidak ada jalan terbaik lagi soalnya itu kan sudah anak kita salah kita usir lagi bahkan tidak kita akui anak. aku ingat pelajaran rohaniku, disana aku dapat pelajaran kalau anak salah bukan hubungan mereka yang putus tapi persekutuan mereka yang rusak. tapi kalau kita ya komunikasi putus, hubungan juga. gimana itu? apakah ga ada jalan keluar lain…? GBU
HORAS BAH,
SENGAJA SAYA BUAT NAMA SAYA JUARA BULAN KARENA SAYA SANGAT SENANG DENGAN NAMA ITU.
SAYA JUGA TERMASUK SERING BERTANYA MENGENAI PARNA INI, MUNGKIN KARENA TERLALU BANYAK… TAPI KITA HARUS TETAP MELESTARIKAN BUDAYA INI
HORAS,,,,tu panurat,,,sai anggiat ma on boi gabe parsiajaran nami akka naposo,,,molo boi ditabbai ma sejarah singkat ni RAJA NAI AMBATON,,,(turi-turian,dht na asing),,,MAULIATE
64. Tinambunan , baru dengar bahwa ini termasuk parna. Sedikit terkejut sih, soalnya pernah hampir mau berteman spesial dg sitinambunan. (bukannya sama dengan tambunan)
Aq sangat senang dilahirkan jadi boru parna…punya ito yang baek.g tahu knapa co aq jumpa/knalan ma marga/boru parna serasa dekat b”get kayak da knal lama gt.aq slalu berdoa agar parna smakin jaya.thanks buat penulis.aq msh pengen tahu banyak ttg PARNA.u.pokoke marga parna adl marga yang paling hebat.
horas tu panurat.mauliate godang abang.nga gabe godang huboto mengenai marga parna.sukses selalu buat PARNA.
aku mo nanya ni ama semua apara maupun ito2 aku. boang manalu masuk parna atau tidak.terimakasih.
AKU BINGUNG NI AMPARA,AKU MARGA DABUTAR TAPI MEMPUNYAI PACAR MARGA BOANG MANALU.AKU SANGAT MENCINTAINYA TETAPI KAMI KAN SATU KUMPULAN.APAKAH AKU BISA MENYUKAINYA. SATU SISI AKU BERFIKIR BAHWA BOANG MANALU BUKANLAH MARGA PARNA. COBA JELASKAN LAH DULU AMPARA YA TOLONG.DEMI APARA YA.SEMOGA TUHAN MEMBERKATI MU.AMIN.
Akhirnya dapat juga ne marga yang paling rame.Tks ya buat penulis, jadi tau dah………..
Salam parna….
HALLLLLLLLOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO AKKA LAE KU SEMUAAAAAAAAAAA, LEH NANYA KAN BOANG MANALU MASUK PARNA ATO GA
blog ini sangat bagus untuk memperkaya dan mempertajam wawasan kita Parna. Diskusi penggalian tentang ke Parna an harus terus dilakukan untuk semakin menyakinkan kita bahwa parna Si sada anak si sada boro, tung naso boi marsibuatan..
horas,
Hardi munthe
blog ini sangat bagus untuk memperkaya dan mempertajam wawasan kita Parna. Diskusi penggalian tentang ke Parna an harus terus dilakukan untuk semakin menyakinkan kita bahwa parna Si sada anak si sada boru, tung naso boi marsibuatan..
horas,
Hardi munthe
Horas di hita saluhutna!!
PARNA…Maju terus!
HORAS……………….
MAJU TRUS PARNA…….
Songon dia do lagu mars parna?
sadia do natoho marga parna ?
syalom…
salam sejahterah
HORASS………
NJUAH-NJUAH
mauliate dengan adanya tulisan marga2 dalam lingkup parna jadi saya skrg jd tau marga2 dlm parna karena selama ini cuman marga yg besar z sy tau
thanks
sukses selalu
GBU
Horas… pomparan ni raja naiambaton.Makasi buat pencerahanny..
mungkin cuma koreksi aja kalo Sitanggang Upar Par Rangin Na 8 ( sigalingging ) itu sumbernya dari mana? setau saya sitanggang upar bukan bagian dari sigalingging itu yg sy dengar dr oppung sy.slny tugunya aja beda..mauliate
Horas ma dihita saluhutna…………
jala Tuhantama namandongani hita.
Horas dihita sude parna.
Ramba naposo ma nasotubuan lata
jala au namposo naso umbotohata dope.
molo tarsongon marga sijabat termasuk parna. alai dang dapothu songondia perjalanan terjadi marga sijabat.
ada halak naso umboto tarombona alana dang di pelajari. au naeng marsiajar mauliater.
beberapa waktu lalu aq ngebaca komentar marga lain tentang parna, kenapa parna ga bisa marsibuatan sementara parna banyak…. dan disitu ada tanggapan yg mengatakan anak2 adam aja saling mangawini….
Komentari kalau yang ditulis Saragi Sidauruk saya tidak setuju. Saragi ya Saragi, Sidauruk ya Sidauruk. Mohonkan biar Jelas…..
terima kasih sudah membuat web ini.
sy jd tau ttg PARNA.tapi, kenapa PARNA ga bole saling menikah?
Songon na kurang dope na iba in ba..
Makanya awa di bilang:
T -> emapt
O -> rang
B -> atak
A -> ka, na
D -> sale – dale
Ngeri kalai y..
kemana alh partuturan ama sala awa pun g tau awa dari mana
mammmoooOOooOoooooooo
SARAGIH SIDJABAT, SARAGIH SIADARI, DSB. …
MENURUT ANDA YANG MANA MARGA ASAL? SARAGIH ATAU SIDJABAT/SIADARI?
YANG SELAMA INI KITA ANUT: BEBERAPA KETURUNAN DARI SIDJABAT, SIADARI ATAU YANG LAIN MENJADI MARGA SARAGIH KETIKA MEREKA BERMUKIM DI SIMALUNGUN.
HARAP DITELITI MANA MARGA ASAL MANA TURUNAN BIAR SEMUA MEMAHAMI.
HORAS.
Horas……….
tu sude Bapa Tua, Bapa Uda, Namboru…
kami dari Ikatan Mahasiswa Parna Jambi
mohon dukungan dari orang tua kami dengan mengirimkan silsilah marga Parna,
dan bantu kami dalam doa
kami baru diresmikan tanggal 3 juni 2009 di Mendalo Darat, Jambi
Semoga Tuhan selalu menyertai kita sapinopparan
horas ma di hita saluhutna … !!!
kebetulan dainang pangittubu boru sijabat, alai saragi sijabat asli sian samosir dope …
menurut angka marga2 si raja naiambaton naung ni surathon penulis di atas, anggo saragih sijabat simalungun doi. anggo hata ni dainang saragi dan saragih adalah perbedaan wilayah antara toba dan simalungun, jadi molo na binahen muna i dang be sian samosir asli be sijabat i, hape sian hata ni dainang dohot oppung i, asli dope sian toba sijabat.
gimana dong, tolong di jelaskan ya … !!!
ajari hamu hami angka naso umboto on molo tung pe godang angka nahurang, marpamuati ma roha muna … !!!
Horas di hamu Bapa, na mambaen blog ni PARNA on. Maaf bahasa indonesia aja ya Bapa!?
Setelah saya baca daftar marga2 PARNA yg ada pd awal pmbukaan blog ini, gak ada slhnya saya bertanya. Saya bertnya krn pngen tau yg lbh rinci ttg PARNA. Pertanyaan I: Ttg marga Pinayungan. Setau saya Pinayungan itu si onom hudon. Tp Bapa memuat Pinayungan (sigalingging?). Apa mksdnya tnda (?) diakhir sigalingging? Atokah pinayungan itu keturunan dari sigalingging? Ato mmg pinayungan itu gak jelas ato gimana… (tlng penjelasanya) krn dulu wkt kecilnya, Bapak saya cerita bahwa Pinayungan itu, urutan ke 4 di si onom hudon. Pertanyaan ke II: Sbnrnya hubungan antara Simbolon dgn Si onom hudon latar belakang ceritanya gmna sih? Krn saya prnh diksh tau Bapak, “Kalo kamu pergi merantau misalnya ke daerah yg jarang halak hita, blng aja kamu marga Simbolon!”. Itu dulu kata Bapak saya. Maaf si onom hudon itu setau saya, bnyk yg menyaru jd marga Simbolon tuan. Salah satunya saya sendiri. Sbnrnya saya marga Tinambunan, tp dulunya bnyk halak hita gak tau marga Tinambunan itu msk ke marga apa. Jd krn teringat apa kata ortu dulu, saya blng aja saya marga Simbolon. Krn daerah yg saya jalani sblmnya, kalo saya blng Tinambunan bnyk org nnya dan enak aja manggil saya “Tambunan” (kan keliru jdnya). Bahkan dulu prnh ma teman hmpir otot2an krn diblng “mana ada marga Tinambunan” itu mmg cerita dulu kalo skrng dah pd bnyk tau. Yg lucunya stlh saya menetap kerja di slh satu perusahaan swasta, marga Simbolon inilah yg saya bawa trus. Krn mmg data2 saya di perusahaan tsb dah pake marga Simbolon. Mmg sih dari pihak keluarga dan famili gak ada yg keberatan krn itu katanya sama. Jd utk Bapak yg memuat blog ini, tlng cari tau cerita latar belakang si onom hudon. Saya jg heran knapa si onom hudon msuk ke suku Pakpak (Klasen), smntara tutorial daerahnya di Humbahas, dan cerita latar belakang si onom hudon katanya dari Simbolon cuma asal muasalnya ceritanya inilah saya gak tau secara rinci. Kalo mmg Si onom hudon, di latar belakangi Simbolo, kok beralih ke suku Pakpak? Maaf ya Bapak, saya haus cerita ttg si onom hudon, krn blm smpat nanya yg jelas ma ortu, smuanya dah pd almarhum.
Pertanyaan ke III: Ini adlh ttg marga Berasa. Marga Berasa ini sbnrnya terbagi brp? Krn bnyk yg mengaku msk ke Pasaribu. Dan bnyk jg mengaku msk Parna (fakta yg saya baca bkn di blog ini aja). Saya katakan ini pnting utk saya, krn Namboru saya suaminya (amangboru) marga Berasa, yg domisilinya di Pearaja, daerah Parlilitan asalnya si onom hudon. Kalo mmg Berasa msk Parna, mar ito dhonk namboruku sama amangboruku. Bahkan slh satu lae itu (anaknya namboru red) nikah (kawin) sama br Simbolon (msh asli dari Samosir) skrng Berasanya amangboru itu katanya msk ke marga Pasaribu. Apa mmg betul Berasa itu ada yg msk ke marga Pasaribu!? Dengar kbr burung, di Sibolga katany marga Berasa bnyk mengaku Parna, tp bnyk jg mengaku Pasaribu. Tlng dong pnjelasannya.
Pertnyaan ke IV: Marga Boang manalu yg sering saya jmpai ada mengaku msuk ke Parna, ada yg tdk msuk Parna. Jd saya simpang siur ttg marga Boang manalu. Mana mrk ini yg betul mana yg salah saya gak tau, makanya saya bertnya. Mohon Bapak jwb, krn jwban Bapak atas pertanyaan saya, sangat pnting bagi saya dan mgkn utk smua marga Parna. Horas mauliate
terimah kasih ya uda nulis tarombo marga parna.minta tolong d tulis silsila op2 ni simbolon suhut ni huta ama keturunan.mauliate godang di akka amang uda iba dohot uda iba.dohot akka appara iba
kOq cM sgtu ceeH…
Qw mU tW donX yg lbih jElas lagi…..
wah bnyk bgat ya marga2 parna. tp enak jg bs bnyak apara
Horas ma di hita sude pomparan ni raja nai ambaton. Boi do kan bergabung jala dohot marpanukkun au tu hamu sude akka Ibotoku,Anggi, Uda, Bapatua, atau Oppung. Sebenarna aha do janji ni opputta na jolo, baoasa asa gabe dang boi hita marsibuatan akka parna, hape akka marga na asing nunga boi marsibuatan apalagi tarlumobi ma di jaman nuaeng on. alai au marpanungkun mardongan lasni roha do, alana sahat tu songonari boi do ta jaga amanat ni oppu tai. Alai na husungkun aha do huroha hatana najolo tuhita pinomparna, jala aha do huroha na terjadi molo hita marsibuatan ibagas margatta.tolong lean hamu jo penjelasan tu au na ingin tau on. mauliate horas
Horas3x
Parjolo mauliate godang hudok tu namanulis…Mansai las situtu rohakku manjahasa.Alana nungga huboto marga2 pomparan ni opputta si Raja Naiambaton…
Saya bangga dgn marga PARNA….dengar semboyan nya saja ( sisada Anak,sisada Boru )saya sudah merinding mendengarnya…apalagi benar2 dilaksanakan dilapangan……Memang benar Parna itu SISADA ANAK,SISADA BORU.Saya sudah mengalaminya….Saya pernah tinggal di Banjarmasin / Kalsel….
Terus saya kenalan sama boru PARNA ( Boru Simbolon,marga Simanungkalit ).
Dengar saya orang PARNA / Simbolon saja,saya sudah di ijinin tinggal di rumah Lae Simanungkalit itu…
Betapa senang hatiku,jika Parna yang lain bisa bertindak seperti Lae,Ito yang saya ceritain di atas….
Dari pengalaman saya itu,saya ambil kesimpulan…..
Memang PARNA itu satu Anak,satu Boru…….
Jadi tetap maju marga PARNA,pupuk terus rasa persaudaraan,jungjung harga diri,dengan menunjukkan kekompakan marga PARNA dimanapun kita berada.
Satu hal yang perlu saya minta,bagi kita poparan ni PARNA.
JANGAN PERNAH MERASA BERSAING SESAMA MARGA PARNA.MELAINKAN SALING MENDUKUNG DEMI SUCCESNYA KITA SEMUA…
Salam,
Anakmuna….Simbolon.
One Trackback/Pingback
[...] Adapun marga-marga yang termasuk dalam Pomparan Ni Raja Nai Ambaton ( PARNA ) yaitu: 1. Bancin ( sigalingging ) 2. Banurea ( sigalingging ) 3. Boangmenalu ( sigalingging) 4. Brampu ( sigalingging ) 5. Brasa ( sigalingging ) 6. Bringin ( sigalingging ) 7. Dalimunthe 8. Gajah ( sigalingging ) 9. Garingging ( sigalingging ) 10. Ginting Baho 11. Ginting Beras 12. Ginting Capa 13. Ginting Guruputih 14. Ginting Jadibata 15. Ginting jawak 16. Ginting manik 17. Ginting Munthe 18. Ginting Pase 19. Ginting Sinisuka 20. Ginting Sugihen 21. Ginting Tumangger 22. Haro 23. Kombih (sigalingging ) 24. Maharaja 25. Manik Kecupak (sigalingging) 26. Munte 27. Nadeak 28. Nahampun 29. Napitu 30. Pasi 31. Pinayungan (sigalingging ? ) 32. Rumahorbo 33. Saing 34. Saraan (sigalingging ) 35. Saragih Dajawak 36. Saragih Damunte 37. Saragih Dasalak 38. Saragih Sumbayak 39. Saragih Siadari 40. Siallagan 41. Siambaton 42. Sidabalok 43. Sidabungke 44. Sidabutar 45. Saragih Sidauruk 46. Saragih Garingging 47. Saragih Sijabat 48. Simalango 49. Simanihuruk 50. Simarmata 51. Simbolon Altong 52. Simbolon Hapotan 53. Simbolon Pande 54. Simbolon Panihai 55. Simbolon Suhut Nihuta 56. Simbolon Tuan 57. Sitanggang Bau 58. Sitanggang Gusar 59. Sitanggang Lipan 60. Sitanggang Silo 61. Sitanggang Upar Par Rangin Na 8 ( sigalingging ) 62. Sitio 63. Tamba 64. Tinambunan 65. Tumanggor 66. Turnip 67. Turuten Sumber: Berbagai sumber Dari: http://www.rapolo.wordpress.com [...]